Hari ini, member card Oriflame dan web replika dari dBC Network udah diaktifasi sama uplike ku. Berbagai macam transferan ilmu juga udah dishare. Tinggal dipelajari dan ikuti langkah para leader yang udah sukses di bisnis ini.
Sejak awal niat gabung kembali memang untuk meraih kesuksesan. Aku udah melangkah dan pantang untuk mundur kembali. Apapun rintangan dan batu sandungan di jalan ini akan aku hadapi. Hidup ini keras, jenderal! Kalau kita lunak terhadap diri sendiri maka dunia akan keras terhadap kita. Tapi kalau kita keras terhadap diri kita maka dunia akan lunak terhadap kita.
Aku tau, untuk bisa dapet reward jutaan bahkan puluhan juta per bulan dari Oriflame, jalan-jalan ke luar negeri, nginep di hotel mewah dan mobil keren nggak mudah. Tapi kalau kita niat, Insya Allah dikasih jalan sama Allah. Aku berusaha dan berdoa, biar Allah yang menentukan hasilnya.. :)
Aku join di Oriflame bukan tanpa tujuan. Aku punya sederet impian yang harus aku wujudkan.
1. Aku mau punya uang banyak. Agar aku bisa mengentaskan keluargaku dari kemiskinan. agar aku bisa membiayai sekolah dan kuliah 6 orang adik"ku. agar aku nggak lagi melihat wajah khawatir ibu karena lilitan ekonomi. agar aku nggak lagi denger ibu bilang "Ibu sama bapak nggak punya uang" dan agar aku nggak lagi melihat ibu menangis karena memikirkan "besok kita makan apa"..
2. Aku mau ke luar negeri. Gratis.
3. Aku mau Honda CRV. Gratis.
4. Aku ingin masa tuaku nggak dibayangi kekurangan finansial.
5. Aku ingin Kenzie mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya. Sekolah terbaik. Mainan, bacaan, tempat hiburan dan sebagainya.
6. Aku ingin Ibu dan Bapak pergi haji dengan hasil jerih payahku.
7. Aku mau punya rumah impian di Depok.
Banyak kan impianku. Impianku hanya akan jadi sebuah mimpi kalau aku tidak berusaha mewujudkannya. Mungkin, kalau aku tetap kerja kantoran. Semua itu sulit untuk diraih.
Sistem bisnis MLM di Oriflame sangat pas buat aku yang nggak mau ninggalin anak untuk kerja, untuk cari uang dari pagi sampai malam. Kalau sesekali keluar rumah untuk training sih gpp kali ya. Dari pada setiap hari.
Well, ilmu udah dapet. Petunjuk dari upline udah dikasih. Tunggu apalagi.
Mari belajar dan Action!
Go Diamond Mama Kenzie ^^
Just Maria Ulfa Eleven Safa's Life
Hanya kisah perjalanan hidupku, bersama orang-orang yang ku cintai dan juga bisnis cerdas rumahanku, ORIFLAME with dBC-Network
Jumat, 25 November 2011
Minggu, 20 November 2011
Welcome Back to Oriflame, Mama Kenzie..
Kenapa aku bilang welcome back, karena aku baruuu aja 'siuman' setalah lebih dari satu tahun vakum di Oriflame. Dulu sih, niatnya cuma pake produknya doang, dan nggak bisa bagi waktu buat ngebisnisin. Secara ya booo dulu kan eike kerja di media online, mana bisa leyeh-leyeh kayak anak media cetak atau anak-anak tivi. Baru napas dikit, Korlip udah nelpon, tanya ini itu, waaah pingsan deh hihihih
Nah, karena sekarang udah jadi full time mommy alias ibu rumah tangga, aku niat banget ngebisnisin Oriflame. Secara ya booo, waktu udah full aja di rumah, kegiatannya cuma seputar urus anak, suami dan rumah tangga. Kalau lagi bengong ya bisanya manyun. Dari pada manyun ya mending bisnis online di rumah. Anak tidur bisa utak-atik web atau upload-upload foto di facebook.
Resmi balik lagi hari ini, kartu member udah jadi dan bersiaplah aku berjuang. Meraih mimpi di Oriflame. Dari dulu bisanya mimpi doang, actionnya nggak ada. Hmmm mana bisa terwujud. Nah, di bisnis Oriflame ini menjanjikan banget. Sumpah deh, eike nggak boong. Ini emang MLM atau Multi Level Marketing. Tapi MLM yang sehat, adil dan nggak mahal. Kalau liat para leader di Oriflame yang udah sukses hanya dengan modal Rp39.900, kenapa aku juga nggak bisa seperti mereka. Aku pasti bisa, asal konsisten di jalur ini.
Aku mikir, aku udah punya anak dan nggak mau ninggalin anakku sama orang lain. Aku juga nggak mau kerja dengan gaji kecil, macet-macetan tiap hari, pergi subuh pulang lewat isya. Doooh nggak kebayang capeknya. Mending aku bisnis di rumah, apa aja yang penting di rumah. Ingetlah aku sama Oriflame. Maka sejak aku siuman dari tidur panjangku ituh. Aku memutuskan untuk Fokus, Komit, dan Konsen di Oriflame.
Semua ini demi, Kenzie, orangtuaku, adik-adikku dan suamiku.. Semua demi orang-orang yang kusayangi.
Nah, karena sekarang udah jadi full time mommy alias ibu rumah tangga, aku niat banget ngebisnisin Oriflame. Secara ya booo, waktu udah full aja di rumah, kegiatannya cuma seputar urus anak, suami dan rumah tangga. Kalau lagi bengong ya bisanya manyun. Dari pada manyun ya mending bisnis online di rumah. Anak tidur bisa utak-atik web atau upload-upload foto di facebook.
Resmi balik lagi hari ini, kartu member udah jadi dan bersiaplah aku berjuang. Meraih mimpi di Oriflame. Dari dulu bisanya mimpi doang, actionnya nggak ada. Hmmm mana bisa terwujud. Nah, di bisnis Oriflame ini menjanjikan banget. Sumpah deh, eike nggak boong. Ini emang MLM atau Multi Level Marketing. Tapi MLM yang sehat, adil dan nggak mahal. Kalau liat para leader di Oriflame yang udah sukses hanya dengan modal Rp39.900, kenapa aku juga nggak bisa seperti mereka. Aku pasti bisa, asal konsisten di jalur ini.
Aku mikir, aku udah punya anak dan nggak mau ninggalin anakku sama orang lain. Aku juga nggak mau kerja dengan gaji kecil, macet-macetan tiap hari, pergi subuh pulang lewat isya. Doooh nggak kebayang capeknya. Mending aku bisnis di rumah, apa aja yang penting di rumah. Ingetlah aku sama Oriflame. Maka sejak aku siuman dari tidur panjangku ituh. Aku memutuskan untuk Fokus, Komit, dan Konsen di Oriflame.
Semua ini demi, Kenzie, orangtuaku, adik-adikku dan suamiku.. Semua demi orang-orang yang kusayangi.
Kamis, 20 Oktober 2011
Mulut Bayiku Kok Bau Ya...
Meski bukan tergolong penyakit, gangguan ini merupakan gejala adanya penyakit. Nah, orang tualah yang harus segera cari tahu apa dan
di mana sumber penyakit itu bercokol.
Bau tak sedap tercium dari mulut anak ketika ia bangun tidur? Itu, sih, hal biasa karena air liurnya memang sedikit sewaktu tidur. Bau
mulut seperti ini sifatnya sementara, kok, dan akan hilang dengan sendirinya. Bahkan anak sendiri sama sekali tak mencium bau tersebut,
hingga umumnya tak menimbulkan dampak psikologis semisal malu atau jadi rendah diri.
Yang tak normal adalah jika bau busuk tercium menyengat. Biasanya, justru ibu atau dokter gigi yang "mengendus" hal ini. Bau mulut alias
halitosis, umumnya terkait dengan masalah kebersihan mulut. "Misalnya ada pembusukan sisa-sisa makanan oleh kuman," jelas Drg.
Magdalena Lesmana, Sp.Orth . Bisa juga karena makan makanan tertentu seperti bawang putih atau pete. "Normalnya, mulut anak tak
mengeluarkan bau kurang sedap. Paling-paling kasusnya ditemukan pada anak yang giginya sudah tumbuh."
Toh, meski bukan tergolong penyakit, bau mulut pada anak tetap mesti diwaspadai karena merupakan gejala penyakit. "Penyakit inilah
yang harus dicari sumbernya."
PENYAKIT "TERSEMBUNYI"
Penyebab bau mulut, kata Dr.dr . H. Muljono Wirjodiardjo, SpA(K) dari RS Internasional Bintaro, bisa juga karena ada gangguan
pernapasan, semisal sinusitis. Penyakit yang disebabkan alergi ini membuat hidung mengeluarkan banyak lendir. "Kumpulan lendir hidung
inilah yang mengundang kuman dan akhirnya menyebabkan bau mulut. Bahkan bau mulut akan menjadi-jadi bila sampai terjadi infeksi di
hidung."
Penyakit ini banyak dijumpai pada anak di atas usia 5 tahun. "Kepastian ada-tidaknya gangguan sinusitis, antara lain dilakukan melalui
rontgen dan diobati dengan antibiotika."
Kelainan pencernaan juga bisa jadi penyebab bau mulut tak sedap. "Misalnya, getah lambung yang berbalik ke atas, naik ke tenggorokan,
akibat gerakan-gerakan tak normal dari usus atau pencernaannya." Gangguan ini pun, umumnya baru muncul saat anak berusia 3 tahun
ke atas. Penyakit lainnya, kata Muljono, adalah infeksi paru-paru atau TBC, kanker (yang umumnya dialami orang dewasa), dan pengidap
kencing manis.
Pasta Gigi Dan Obat Kumur
Banyaknya pilihan pasta gigi dengan aneka rasa kesukaan anak sebetulnya amat menguntungkan orang tua. Soalnya, anak jadi gampang
diajak gosok gigi. Fluor dan kandungan zat-zat lain pun dapat melindungi sekaligus memperkuat gigi. Jika saat menggosok gigi,pasta gigi ini
tertelan. "Tidak membahayakan, kok," kata Magda . Yang jelas, pasta gigi pada dasarnya tidak ditujukan untuk menghilangkan bau mulut!
Sementara obat kumur, memang memberi efek menyegarkan napas sekaligus mematikan kuman. Tapi penggunaan pada anak nyaris tidak
pernah diberikan karena dikhawatirkan tertelan dan mungkin mengganggu pencernaan. "Bahkan penggunaan pada orang dewasa pun,
seharusnya hanya atas petunjuk dokter dan tidak terus-menerus," terang Magda.
Kenali Faktor Penyebab
KEBERSIHAN MULUT
Pada anak, kebersihan mulut merupakan hal yang sangat penting. Bila tidak mendapat perhatian, kuman yang ada dalam mulut akan
mempercepat proses pembusukan sisa-sisa makanan yang masih menempel di gigi dan akhirnya menyebabkan bau mulut. Mengingat
anak usia ini belum bisa diharapkan menjaga kebersihan mulutnya sendiri, peran orang tua sangat penting. Paling tidak, dampingi/bantu
anak menyikat giginya setiap kali habis makan.
GIGI BERLUBANG
Masalah gigi berlubang sebetulnya merupakan kelanjutan dari kebersihan mulut yang kurang terjaga. Akibatnya, sisa-sisa makanan yang
masih menempel di gigi lama-lama membuat gigi jadi berlubang. Bila dibiarkan, sisa-sisa makanan akan semakin mudah tertimbun di
dalamnya dan amat mungkin menyebabkan infeksi lalu menimbulkan bau tak sedap. Amat disarankan untuk segera membawa anak ke
dokter gigi bila tercium bau mulut. Kalau tak ada masalah di mulut dan gigi berlubang sudah ditambal namun tetap bau mulut, jangan
ragu konsultasikan ke dokter anak.
GIGI TAK RATA
Ini juga merupakan salah satu penyebab bau mulut. Sebabnya, sisa-sisa makanan jadi mudah terselip di antara gigi-gigi tersebut.
Sementara upaya mengangkat sisa-sisa makanan yang terselip tadi dengan hanya menyikat gigi jadi relatif lebih sulit. Kondisi gigi tak rata
umumnya ditemui pada anak usia 9 tahunan, saat beberapa gigi susunya sudah tanggal.
RADANG GUSI
Kebersihan mulut yang kurang terjaga pada gilirannya juga bisa menyebabkan peradangan gusi. Cirinya, gusi berwarna kemerahan meski
tak selalu tampak bengkak. Saat menyikat gigi, gusi yang mengalami peradangan biasanya jadi mudah berdarah. Nah, adanya perdarahan
ini bisa memunculkan bau mulut. Begitu pula perdarahan sehabis penanganan gigi yang menimbulkan perlukaan di mulut, semisal cabut
gigi.
SARIAWAN
Juga bisa menyebabkan bau mulut, karena adanya luka. Hanya saja bau mulut ini akan hilang bersamaan dengan hilangnya sariawan. Mau
tidak mau sariawannya harus lebih dulu disembuhkan.
LIDAH PUTIH
Pada bayi baru lahir hingga usia 3 bulan, jelas dr. Muljono , kadang ditemui jamur di lidahnya yang ditandai warna putih di permukaan
lidah. Orang tua sering mengira warna putih tersebut sebagai sisa susu yang menempel di lidah. Jamur inilah yang bisa menyebabkan bau
mulut. Namun tak semua anak mengalaminya, tergantung dari kebersihan mulutnya. Dokter gigi atau dokter anak biasanya akan memberi
semacam larutan gentian violet untuk "mengikis" lapisan putih tadi.
MAKAN DIEMUT
Anak yang emoh mengunyah makanan karena terbiasa disodori makanan lunak, biasanya juga cenderung punya masalah bau mulut.
Begitu juga anak dibiasakan minum susu sambil tidur. Sebab, anak jadi tak menggunakan alat kunyahnya hingga air liurnya sedikit
disamping tak ada proses pembersihan. Padahal jika alat-alat kunyahnya mulai gigi, lidah, otot pipi, dan bibir dipakai dan bergerak semua,
air liur akan tambah banyak hingga terjadi proses pembersihan sendiri. Sementara anak yang makannya diemut, waktu makannya jadi
lebih lama. Imbasnya, sisa-sisa makanan lebih lama mengendap/menempel di gigi.
Kiat Merawat Anak
* Lakukan perawatan gigi, saran Magda , sejak dini saat mulai tumbuh gigi susu. Caranya, bersihkan secara teratur menggunakan kapas
basah setiap kali habis minum susu.
* Jangan biasakan minum susu botol sambil tidur karena susu yang mengandung gula bila menggenangi gigi terlalu lama akan membuat
gigi mudah rusak.
* Bila giginya sudah makin banyak, ajarkan anak menggosok gigi setiap kali habis makan, minimal 2 x sehari.
* Ajak ke dokter gigi secara berkala 6 bulan sekali, ada ataupun tidak ada keluhan. Bila sudah ada keluhan justru berarti sudah ada masalah
hingga penanganannya lebih bersifat menyembuhkan.
* Agar anak mau bersikap kooperatif saat dibawa ke dokter gigi, orang tua dan dokter pun harus mau membina kerja sama. Kalaupun
awalnya anak menolak, ya, jangan pernah memaksa.
Dedeh Kurniasih
di mana sumber penyakit itu bercokol.
Bau tak sedap tercium dari mulut anak ketika ia bangun tidur? Itu, sih, hal biasa karena air liurnya memang sedikit sewaktu tidur. Bau
mulut seperti ini sifatnya sementara, kok, dan akan hilang dengan sendirinya. Bahkan anak sendiri sama sekali tak mencium bau tersebut,
hingga umumnya tak menimbulkan dampak psikologis semisal malu atau jadi rendah diri.
Yang tak normal adalah jika bau busuk tercium menyengat. Biasanya, justru ibu atau dokter gigi yang "mengendus" hal ini. Bau mulut alias
halitosis, umumnya terkait dengan masalah kebersihan mulut. "Misalnya ada pembusukan sisa-sisa makanan oleh kuman," jelas Drg.
Magdalena Lesmana, Sp.Orth . Bisa juga karena makan makanan tertentu seperti bawang putih atau pete. "Normalnya, mulut anak tak
mengeluarkan bau kurang sedap. Paling-paling kasusnya ditemukan pada anak yang giginya sudah tumbuh."
Toh, meski bukan tergolong penyakit, bau mulut pada anak tetap mesti diwaspadai karena merupakan gejala penyakit. "Penyakit inilah
yang harus dicari sumbernya."
PENYAKIT "TERSEMBUNYI"
Penyebab bau mulut, kata Dr.dr . H. Muljono Wirjodiardjo, SpA(K) dari RS Internasional Bintaro, bisa juga karena ada gangguan
pernapasan, semisal sinusitis. Penyakit yang disebabkan alergi ini membuat hidung mengeluarkan banyak lendir. "Kumpulan lendir hidung
inilah yang mengundang kuman dan akhirnya menyebabkan bau mulut. Bahkan bau mulut akan menjadi-jadi bila sampai terjadi infeksi di
hidung."
Penyakit ini banyak dijumpai pada anak di atas usia 5 tahun. "Kepastian ada-tidaknya gangguan sinusitis, antara lain dilakukan melalui
rontgen dan diobati dengan antibiotika."
Kelainan pencernaan juga bisa jadi penyebab bau mulut tak sedap. "Misalnya, getah lambung yang berbalik ke atas, naik ke tenggorokan,
akibat gerakan-gerakan tak normal dari usus atau pencernaannya." Gangguan ini pun, umumnya baru muncul saat anak berusia 3 tahun
ke atas. Penyakit lainnya, kata Muljono, adalah infeksi paru-paru atau TBC, kanker (yang umumnya dialami orang dewasa), dan pengidap
kencing manis.
Pasta Gigi Dan Obat Kumur
Banyaknya pilihan pasta gigi dengan aneka rasa kesukaan anak sebetulnya amat menguntungkan orang tua. Soalnya, anak jadi gampang
diajak gosok gigi. Fluor dan kandungan zat-zat lain pun dapat melindungi sekaligus memperkuat gigi. Jika saat menggosok gigi,pasta gigi ini
tertelan. "Tidak membahayakan, kok," kata Magda . Yang jelas, pasta gigi pada dasarnya tidak ditujukan untuk menghilangkan bau mulut!
Sementara obat kumur, memang memberi efek menyegarkan napas sekaligus mematikan kuman. Tapi penggunaan pada anak nyaris tidak
pernah diberikan karena dikhawatirkan tertelan dan mungkin mengganggu pencernaan. "Bahkan penggunaan pada orang dewasa pun,
seharusnya hanya atas petunjuk dokter dan tidak terus-menerus," terang Magda.
Kenali Faktor Penyebab
KEBERSIHAN MULUT
Pada anak, kebersihan mulut merupakan hal yang sangat penting. Bila tidak mendapat perhatian, kuman yang ada dalam mulut akan
mempercepat proses pembusukan sisa-sisa makanan yang masih menempel di gigi dan akhirnya menyebabkan bau mulut. Mengingat
anak usia ini belum bisa diharapkan menjaga kebersihan mulutnya sendiri, peran orang tua sangat penting. Paling tidak, dampingi/bantu
anak menyikat giginya setiap kali habis makan.
GIGI BERLUBANG
Masalah gigi berlubang sebetulnya merupakan kelanjutan dari kebersihan mulut yang kurang terjaga. Akibatnya, sisa-sisa makanan yang
masih menempel di gigi lama-lama membuat gigi jadi berlubang. Bila dibiarkan, sisa-sisa makanan akan semakin mudah tertimbun di
dalamnya dan amat mungkin menyebabkan infeksi lalu menimbulkan bau tak sedap. Amat disarankan untuk segera membawa anak ke
dokter gigi bila tercium bau mulut. Kalau tak ada masalah di mulut dan gigi berlubang sudah ditambal namun tetap bau mulut, jangan
ragu konsultasikan ke dokter anak.
GIGI TAK RATA
Ini juga merupakan salah satu penyebab bau mulut. Sebabnya, sisa-sisa makanan jadi mudah terselip di antara gigi-gigi tersebut.
Sementara upaya mengangkat sisa-sisa makanan yang terselip tadi dengan hanya menyikat gigi jadi relatif lebih sulit. Kondisi gigi tak rata
umumnya ditemui pada anak usia 9 tahunan, saat beberapa gigi susunya sudah tanggal.
RADANG GUSI
Kebersihan mulut yang kurang terjaga pada gilirannya juga bisa menyebabkan peradangan gusi. Cirinya, gusi berwarna kemerahan meski
tak selalu tampak bengkak. Saat menyikat gigi, gusi yang mengalami peradangan biasanya jadi mudah berdarah. Nah, adanya perdarahan
ini bisa memunculkan bau mulut. Begitu pula perdarahan sehabis penanganan gigi yang menimbulkan perlukaan di mulut, semisal cabut
gigi.
SARIAWAN
Juga bisa menyebabkan bau mulut, karena adanya luka. Hanya saja bau mulut ini akan hilang bersamaan dengan hilangnya sariawan. Mau
tidak mau sariawannya harus lebih dulu disembuhkan.
LIDAH PUTIH
Pada bayi baru lahir hingga usia 3 bulan, jelas dr. Muljono , kadang ditemui jamur di lidahnya yang ditandai warna putih di permukaan
lidah. Orang tua sering mengira warna putih tersebut sebagai sisa susu yang menempel di lidah. Jamur inilah yang bisa menyebabkan bau
mulut. Namun tak semua anak mengalaminya, tergantung dari kebersihan mulutnya. Dokter gigi atau dokter anak biasanya akan memberi
semacam larutan gentian violet untuk "mengikis" lapisan putih tadi.
MAKAN DIEMUT
Anak yang emoh mengunyah makanan karena terbiasa disodori makanan lunak, biasanya juga cenderung punya masalah bau mulut.
Begitu juga anak dibiasakan minum susu sambil tidur. Sebab, anak jadi tak menggunakan alat kunyahnya hingga air liurnya sedikit
disamping tak ada proses pembersihan. Padahal jika alat-alat kunyahnya mulai gigi, lidah, otot pipi, dan bibir dipakai dan bergerak semua,
air liur akan tambah banyak hingga terjadi proses pembersihan sendiri. Sementara anak yang makannya diemut, waktu makannya jadi
lebih lama. Imbasnya, sisa-sisa makanan lebih lama mengendap/menempel di gigi.
Kiat Merawat Anak
* Lakukan perawatan gigi, saran Magda , sejak dini saat mulai tumbuh gigi susu. Caranya, bersihkan secara teratur menggunakan kapas
basah setiap kali habis minum susu.
* Jangan biasakan minum susu botol sambil tidur karena susu yang mengandung gula bila menggenangi gigi terlalu lama akan membuat
gigi mudah rusak.
* Bila giginya sudah makin banyak, ajarkan anak menggosok gigi setiap kali habis makan, minimal 2 x sehari.
* Ajak ke dokter gigi secara berkala 6 bulan sekali, ada ataupun tidak ada keluhan. Bila sudah ada keluhan justru berarti sudah ada masalah
hingga penanganannya lebih bersifat menyembuhkan.
* Agar anak mau bersikap kooperatif saat dibawa ke dokter gigi, orang tua dan dokter pun harus mau membina kerja sama. Kalaupun
awalnya anak menolak, ya, jangan pernah memaksa.
Dedeh Kurniasih
Kamis, 13 Oktober 2011
Bayi Diare, Dont Panic Moms..
Semoga apa yang gue tulis ini bisa dijadiin pelajaran buat yang baca :)
Awalnya, gw ngga sadar kalau kenzie diare. Warningnya sih udah ditunjukin dari kemaren subuh (Jumat 23/9/2011), tapi gue pikir ah masih biasa karena tekstur pup nya masih sedikit padet. Pup kedua siang jam 1an kalau nggak salah. Baru deh yang parah jam 9 malem. Dia keliatan lemes banget, nggak semangat buat main, nggak mau makan, maunya minum, sekalinya minum bisa langsung segelas tapi dimuntahin lagi. Menjelang sore, dia gue paksa makan. Biarin deh nangis yang penting makanannya nggak dimuntahin lagi. Udah gitu nempel mulu sama tete. Ya Allah, rumah udah kayak kapal pecah gini. Sempet sebel sih sama dia karena bener-bener nggak bisa disambi ngapa-ngapain. Wajarlah gue kesel, gue nggak bisa masak. Kalau gue nggak masak trus gue makan pake apa. Trus bahan dasar ASI nya dari mana kalau gue nggak makan. Mana ASI gue sempet kesumbat jalan susunya. Ih moment of depretion deh.. Payudara kenceng dan brenjel-brenjel kayak ada batunya. Dipegang sakit. Dikenyot Kenzie makin sakit. Diurut-urut nyiksa. Ada sih ASI yang keluar. tapi dikit. Pantes Kenzie nangis mulu. Gue nanya-nanya ke temen ada nggak yang punya kasus kayak gue trus gimana ngatasinnya. Kata Ririn, kompres pake air anget. Aha iya! kenapa gue lupa sih sama ilmu itu.
Gue pun ngompres sambil gue urut-urut. Sakitnya boiiii ya ampun tiada duanya. Ini harus sampai mancur, kalau nggak ASI nggak bakal keluar. Kebayanglah di benak gue, Kenzie nangis meraung raung minta nyusu tapi ASI nggak ada.
Kebayang Kenzie sampe dirawat dan tangannya ditusuk jarum infus. Gw pun semangat lagi. Nggak! gw nggak boleh nyerah. ASI ini gimanapun caranya harus keluar. Dengan nahan sakit yang luar biasa, gue urut payudara gue sampe mancur. Alhamdulillah bisa. Langsung gue kasih Kenzie. Sama Kenzie langsung ditelen. Glek glek glek sampai kempes. Kejadian ini jam 9 malem. Jadi usaha gue buat ngeluarin ASI ini sampai 3 jam lah. Abis nenen, Kenzie langsung pup lagi. Kali ini banyak dan berkali-kali. Sampai-sampai dia gue tarok di kamar mandi biar nggak boros kain. Kira-kira udah nggak mancur lagi pup nya, langsung gue pakein clodi dan ganti baju. Ayahnya nyuapin air pucuk daun jambu klutuk. Mudah-mudahan berenti ya Allah. Doa gue berulang-ulang. Kenzie pun bobo dengan nyenyak. Karena nggak bisa tidur gue nyuci. Sambil nyuci, pikiran gue lari-lari kemana-mana, nginget-nginget apa aja yang dimakan Kenzie beberapa hari ini. Filing gue sih, dari makanan yang gue kasih. Entah tahunya yang ternyata udah nggak bagus, perabotan dia yang kadang terlalu lama nggak dicuci, kadang Kenzie masukin benda kotor kayak gigitin batang sapu, kain pel, botol minuman dia yang kadang gue cuci sekedarnya dsb. Pokoknya, dari kejadian ini gue akan berbenah soal Kenzie. Semua perabotan Kenzie harus steril sebelum dipake dan bahan makanan yang diolah jadi makanan harus lebih higienis.
Sabtu menjelang zuhur, kita melarikan *dilebay-lebayin biar dramatis hihihi* Kenzie ke RS Anna Medika Bekasi. Jarak tempuhnya nggak sampai 30 menit. Masuk lobi untuk mendaftar dan nggak lama Kenzie ditimbang dan diukur suhu tubuhnya. Ketemulah kita dengan Dokter Spesialis Anak (DSA) Kenzie yang baru, Dr Deddy. Seperti yang gue duga, Kenzie mengalami diare akut atau diare mendadak. Setidaknya, setelah ketemu dokter kita jadi tenang dan dapet resep obat buat membantu pemulihan kondisi Kenzie. Diare akut ini kan nggak bisa dihentikan dengan obat karena diare merupakan mekanisme pertahanan tubuh dengan cara ngebuang racun lewat diare. Yang terpenting adalah antara asupan makanan dan yang dikeluarkan seimbang. Kenzie dikasih antibiotik, puyer, sama obat buat pencernaan plus oralit. Ini udah masuk hari ketiga, kondisinya masih naik turun. Alhamdulilahnya dia mau makan, minum air putih dan ASI nya juga kuat *Good boy banget deh*.. cuma yang perlu ekstra usaha ya ngasih obat sama oralitnya. Perlu cara yang sedikit kejam lah. Biarin dia nangis kejer, yang penting dia sembuh, nggak dehidrasi dan jangan sampai dirawat. Begitu mencret langsung kasih 80 mili oralit, karena aturannya emang begini. Kenzie sih nolak dan nangis-nangis pas dikasih tapi gue nggak peduli karena gue mau dia sembuh. Sampai sembuh total Kenzie sampe ngabisin hampir 1 liter otalit. Kita bener2 mantau banget kondisi Kenzie. Kita lelah, pasti. Capek, ya memang. Hikmahnya adalah ke depan gue harus ekstra hati-hati sama apa aja yang masuk ke mulut Kenzie. Dan lebih merhatiin perabotan makannya.
Sekitar 4 harian digempur diare akut, kondisi Kenzie membaik. Diliat dari berapa kali dia pup sampai tekstur pupnya terlihat normal. Diare akut kan pup nya air dulu plus lendir, sedikit berampas terus padet. Kalau mau tau anak udah sembuh apa belom liat gimana tekstur pup dan berapa kali dia pup. Kalau udah 3-4 kalisehari dan tekstur agak padat berarti udah sembuh. Tinggal pemulihan aja. Kasih makanan yang bergizi tinggi buat ngembaliin stamina anak.
Dan finally, gue pun tau penyebab utama diare akutnya. Berawal dari niat njajal sufor buat Kenzie (karena udah nggak kuat sama gigitan dia di puting gue), maka siang itu gue niat bikin. Eh pas liat bentuk susunya kok udah nggak bagus ya. Pikiran gue langsung kelempar ke hari pertama Kenzie diare akut. Paginya dia kan makan bubur susu. Ya Allah ternyata susunya udah nggak bagus. Bukan expired tapi kondisinya udah nggak bagus. Butirannya udah nggak sehalus saat pertama kali beli. Gue liat disampul susu juga tanggal expirednya masih lama. Mungkin susu ini udah ngabar kali. Nggak tau ngabar? apa yaaa... mlempem lah kalau disamain sama krupuk. hahaahah. Ya pantes mencret lah tu anak. Nggak pake mikir panjang lagi, langsung deh gue buang.
Sebagai ibu, gue akui udah ceroboh. Tapi dari kecerobohan ini gue belajar soal penanganan diare dan penyebabnya. Biar kalau terulang gue udah nggak separno kemarin. Sekarang, oralit selalu tersedia di rumah kita. Mudah-mudahan jangan terulang lah yaaa...
Awalnya, gw ngga sadar kalau kenzie diare. Warningnya sih udah ditunjukin dari kemaren subuh (Jumat 23/9/2011), tapi gue pikir ah masih biasa karena tekstur pup nya masih sedikit padet. Pup kedua siang jam 1an kalau nggak salah. Baru deh yang parah jam 9 malem. Dia keliatan lemes banget, nggak semangat buat main, nggak mau makan, maunya minum, sekalinya minum bisa langsung segelas tapi dimuntahin lagi. Menjelang sore, dia gue paksa makan. Biarin deh nangis yang penting makanannya nggak dimuntahin lagi. Udah gitu nempel mulu sama tete. Ya Allah, rumah udah kayak kapal pecah gini. Sempet sebel sih sama dia karena bener-bener nggak bisa disambi ngapa-ngapain. Wajarlah gue kesel, gue nggak bisa masak. Kalau gue nggak masak trus gue makan pake apa. Trus bahan dasar ASI nya dari mana kalau gue nggak makan. Mana ASI gue sempet kesumbat jalan susunya. Ih moment of depretion deh.. Payudara kenceng dan brenjel-brenjel kayak ada batunya. Dipegang sakit. Dikenyot Kenzie makin sakit. Diurut-urut nyiksa. Ada sih ASI yang keluar. tapi dikit. Pantes Kenzie nangis mulu. Gue nanya-nanya ke temen ada nggak yang punya kasus kayak gue trus gimana ngatasinnya. Kata Ririn, kompres pake air anget. Aha iya! kenapa gue lupa sih sama ilmu itu.
Gue pun ngompres sambil gue urut-urut. Sakitnya boiiii ya ampun tiada duanya. Ini harus sampai mancur, kalau nggak ASI nggak bakal keluar. Kebayanglah di benak gue, Kenzie nangis meraung raung minta nyusu tapi ASI nggak ada.
Kebayang Kenzie sampe dirawat dan tangannya ditusuk jarum infus. Gw pun semangat lagi. Nggak! gw nggak boleh nyerah. ASI ini gimanapun caranya harus keluar. Dengan nahan sakit yang luar biasa, gue urut payudara gue sampe mancur. Alhamdulillah bisa. Langsung gue kasih Kenzie. Sama Kenzie langsung ditelen. Glek glek glek sampai kempes. Kejadian ini jam 9 malem. Jadi usaha gue buat ngeluarin ASI ini sampai 3 jam lah. Abis nenen, Kenzie langsung pup lagi. Kali ini banyak dan berkali-kali. Sampai-sampai dia gue tarok di kamar mandi biar nggak boros kain. Kira-kira udah nggak mancur lagi pup nya, langsung gue pakein clodi dan ganti baju. Ayahnya nyuapin air pucuk daun jambu klutuk. Mudah-mudahan berenti ya Allah. Doa gue berulang-ulang. Kenzie pun bobo dengan nyenyak. Karena nggak bisa tidur gue nyuci. Sambil nyuci, pikiran gue lari-lari kemana-mana, nginget-nginget apa aja yang dimakan Kenzie beberapa hari ini. Filing gue sih, dari makanan yang gue kasih. Entah tahunya yang ternyata udah nggak bagus, perabotan dia yang kadang terlalu lama nggak dicuci, kadang Kenzie masukin benda kotor kayak gigitin batang sapu, kain pel, botol minuman dia yang kadang gue cuci sekedarnya dsb. Pokoknya, dari kejadian ini gue akan berbenah soal Kenzie. Semua perabotan Kenzie harus steril sebelum dipake dan bahan makanan yang diolah jadi makanan harus lebih higienis.
Sabtu menjelang zuhur, kita melarikan *dilebay-lebayin biar dramatis hihihi* Kenzie ke RS Anna Medika Bekasi. Jarak tempuhnya nggak sampai 30 menit. Masuk lobi untuk mendaftar dan nggak lama Kenzie ditimbang dan diukur suhu tubuhnya. Ketemulah kita dengan Dokter Spesialis Anak (DSA) Kenzie yang baru, Dr Deddy. Seperti yang gue duga, Kenzie mengalami diare akut atau diare mendadak. Setidaknya, setelah ketemu dokter kita jadi tenang dan dapet resep obat buat membantu pemulihan kondisi Kenzie. Diare akut ini kan nggak bisa dihentikan dengan obat karena diare merupakan mekanisme pertahanan tubuh dengan cara ngebuang racun lewat diare. Yang terpenting adalah antara asupan makanan dan yang dikeluarkan seimbang. Kenzie dikasih antibiotik, puyer, sama obat buat pencernaan plus oralit. Ini udah masuk hari ketiga, kondisinya masih naik turun. Alhamdulilahnya dia mau makan, minum air putih dan ASI nya juga kuat *Good boy banget deh*.. cuma yang perlu ekstra usaha ya ngasih obat sama oralitnya. Perlu cara yang sedikit kejam lah. Biarin dia nangis kejer, yang penting dia sembuh, nggak dehidrasi dan jangan sampai dirawat. Begitu mencret langsung kasih 80 mili oralit, karena aturannya emang begini. Kenzie sih nolak dan nangis-nangis pas dikasih tapi gue nggak peduli karena gue mau dia sembuh. Sampai sembuh total Kenzie sampe ngabisin hampir 1 liter otalit. Kita bener2 mantau banget kondisi Kenzie. Kita lelah, pasti. Capek, ya memang. Hikmahnya adalah ke depan gue harus ekstra hati-hati sama apa aja yang masuk ke mulut Kenzie. Dan lebih merhatiin perabotan makannya.
Sekitar 4 harian digempur diare akut, kondisi Kenzie membaik. Diliat dari berapa kali dia pup sampai tekstur pupnya terlihat normal. Diare akut kan pup nya air dulu plus lendir, sedikit berampas terus padet. Kalau mau tau anak udah sembuh apa belom liat gimana tekstur pup dan berapa kali dia pup. Kalau udah 3-4 kalisehari dan tekstur agak padat berarti udah sembuh. Tinggal pemulihan aja. Kasih makanan yang bergizi tinggi buat ngembaliin stamina anak.
Dan finally, gue pun tau penyebab utama diare akutnya. Berawal dari niat njajal sufor buat Kenzie (karena udah nggak kuat sama gigitan dia di puting gue), maka siang itu gue niat bikin. Eh pas liat bentuk susunya kok udah nggak bagus ya. Pikiran gue langsung kelempar ke hari pertama Kenzie diare akut. Paginya dia kan makan bubur susu. Ya Allah ternyata susunya udah nggak bagus. Bukan expired tapi kondisinya udah nggak bagus. Butirannya udah nggak sehalus saat pertama kali beli. Gue liat disampul susu juga tanggal expirednya masih lama. Mungkin susu ini udah ngabar kali. Nggak tau ngabar? apa yaaa... mlempem lah kalau disamain sama krupuk. hahaahah. Ya pantes mencret lah tu anak. Nggak pake mikir panjang lagi, langsung deh gue buang.
Sebagai ibu, gue akui udah ceroboh. Tapi dari kecerobohan ini gue belajar soal penanganan diare dan penyebabnya. Biar kalau terulang gue udah nggak separno kemarin. Sekarang, oralit selalu tersedia di rumah kita. Mudah-mudahan jangan terulang lah yaaa...
Senin, 03 Oktober 2011
Perempuan Itu Istimewa...
Seorang anak laki-laki
bertanya kepada ibunya
"Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita,"
dia berkata kepada
anaknya."Aku tidak mengerti,"
jawab anak laki-laki tersebut.
Sang ibu memeluk anaknya
dan berkata "Dan kau tidak
akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-
laki tersebut bertanya kepada
ayahnya "Mengapa ibu
menangis tanpa ada
alasan?"
"Semua wanita
menangis tanpa ada alasan,"
hanya itu yang bisa dikatakan
ayahnya.
Anak laki-laki itu tumbuh dan menjadi seorang
laki-laki dewasa, dan tetap
merasa heran mengapa
wanita menangis.
Akhirnya dia menelepon Tuhan, dan ketika sudah terhubung, dia bertanya, "Tuhan, mengapa
wanita begitu mudah
menangis?"
Tuhan berkata
"Aku menciptakan wanita
istimewa. Aku menciptakan
baginya bahu yang kuat untuk
memikul beban dunia, tapi
begitu lembut sehingga dapat
memberikan kenyamanan."
"Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan penolakan yang kerap muncul dari anak-anaknya"
"Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap
bertahan di saat semua orang
sudah menyerah, dan tetap
memperhatikan keluarganya
tanpa mengeluh saat sedang
lelah maupun sakit."
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya
dalam keadaan apapun,
meskipun mereka menyakitinya."
"Aku memberinya kekuatan untuk bisa memaklumi kesalahan-
kesalahan suaminya,
menciptakannya dari tulang
rusuk suaminya untuk
melindungi hatinya"
"Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya,
tetapi kadang-kadang menguji
kekuatan dan ketetapan
hatinya untuk tetap teguh
mendampingi suaminya"
"Dan akhirnya, Aku memberinya air
mata untuk dicurahkan. Ini
khusus miliknya untuk
digunakan kapanpun
diperlukan."
"Kau lihat: Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya,
penampilan fisiknya, atau
cara dia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, karena mata adalah pintu menuju hatinya,
tempat dimana cinta
bersemayam."
bertanya kepada ibunya
"Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita,"
dia berkata kepada
anaknya."Aku tidak mengerti,"
jawab anak laki-laki tersebut.
Sang ibu memeluk anaknya
dan berkata "Dan kau tidak
akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-
laki tersebut bertanya kepada
ayahnya "Mengapa ibu
menangis tanpa ada
alasan?"
"Semua wanita
menangis tanpa ada alasan,"
hanya itu yang bisa dikatakan
ayahnya.
Anak laki-laki itu tumbuh dan menjadi seorang
laki-laki dewasa, dan tetap
merasa heran mengapa
wanita menangis.
Akhirnya dia menelepon Tuhan, dan ketika sudah terhubung, dia bertanya, "Tuhan, mengapa
wanita begitu mudah
menangis?"
Tuhan berkata
"Aku menciptakan wanita
istimewa. Aku menciptakan
baginya bahu yang kuat untuk
memikul beban dunia, tapi
begitu lembut sehingga dapat
memberikan kenyamanan."
"Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan penolakan yang kerap muncul dari anak-anaknya"
"Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap
bertahan di saat semua orang
sudah menyerah, dan tetap
memperhatikan keluarganya
tanpa mengeluh saat sedang
lelah maupun sakit."
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya
dalam keadaan apapun,
meskipun mereka menyakitinya."
"Aku memberinya kekuatan untuk bisa memaklumi kesalahan-
kesalahan suaminya,
menciptakannya dari tulang
rusuk suaminya untuk
melindungi hatinya"
"Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya,
tetapi kadang-kadang menguji
kekuatan dan ketetapan
hatinya untuk tetap teguh
mendampingi suaminya"
"Dan akhirnya, Aku memberinya air
mata untuk dicurahkan. Ini
khusus miliknya untuk
digunakan kapanpun
diperlukan."
"Kau lihat: Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya,
penampilan fisiknya, atau
cara dia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, karena mata adalah pintu menuju hatinya,
tempat dimana cinta
bersemayam."
Selasa, 06 September 2011
Gue Haid Lagi...
Setelah Kenzie berusia 8 bulan 13 hari, gue haid lagi. Seneng sih, karena haid gue bisa ngatur siklus masa subur kayak dulu. Dan, haid ini pertanda gue harus waspada, bahkan sangat waspada, kalau-kalau ujug-ujug gue hamil lagi kan nggak lucu.
Sumpah! gue takut banget hamil lagi. Mungkin gue baru kepingin hamil lagi kalau Kenzie udah sekolah dasar. Itu juga kalau umur gue nyampe dan dunia belom kiamat.
Bukannya gue nggak bersyukur dengan kehamilan, tapi gue masih belum lupa sengsaranya hamil gimana, ngurus bayi repotnya dan gue kan niat banget kerja lagi. Repot aja gitu kalau kerja dalam keadaan hamil. Belum ntar kudu resign lagi buat ngasuh bayi kedua dan takutnya Kenzie malah terlantar. Nggak ah. Jangan dulu ya.. ya... ya... Allah ya... please
Sumpah! gue takut banget hamil lagi. Mungkin gue baru kepingin hamil lagi kalau Kenzie udah sekolah dasar. Itu juga kalau umur gue nyampe dan dunia belom kiamat.
Bukannya gue nggak bersyukur dengan kehamilan, tapi gue masih belum lupa sengsaranya hamil gimana, ngurus bayi repotnya dan gue kan niat banget kerja lagi. Repot aja gitu kalau kerja dalam keadaan hamil. Belum ntar kudu resign lagi buat ngasuh bayi kedua dan takutnya Kenzie malah terlantar. Nggak ah. Jangan dulu ya.. ya... ya... Allah ya... please
Senin, 29 Agustus 2011
Lebarannya Mundur Sehari, Lucu ya?
Lebaran dipending sampai Rabu (31/8/2011). Hahahahahah lucu deh para penentu 1 Syawal itu. Gue yakin, jutaan umat Islam pada gelisah malem ini. Mau traweh tapi takut tiba-tiba diumumin besok lebaran. Mau takbiran, takut besok diumumin masih puasa. Hasilnya, nggak ada satu pun masjid/mushola yang gue lewati mengumandangkan takbir. Baru deh pas diumumin hasil sidang isbat di Kementrian Agama kalau lebaran besok lusa, langsung pada salat taraweh. Hahahahaha bener-bener peristiwa unik. Gue pun jadi salat taraweh di rumah. Mumpung masih dikasih kesempatan salat taraweh, ya why not lah. Kali aja Ramadan taun depan gue nggak dikasih kesempatan sama Allah untuk nyicipin bulan Ramadan.
Well, apapun yang terjadi hari ini, setidaknya memunculkan keadilan di antara gue dan Seno. Hari ini gue bisa buka puasa bersama keluarga gue dan besok kita bisa buka puasa bersama keluarganya. Adil kan?
Tuh... betapa Allah menciptakan sesuatu bukan tanpa maksud. Maha Besar Allah dengan segala firman dan misterinya...
Well, apapun yang terjadi hari ini, setidaknya memunculkan keadilan di antara gue dan Seno. Hari ini gue bisa buka puasa bersama keluarga gue dan besok kita bisa buka puasa bersama keluarganya. Adil kan?
Tuh... betapa Allah menciptakan sesuatu bukan tanpa maksud. Maha Besar Allah dengan segala firman dan misterinya...
Langganan:
Postingan (Atom)