Senin, 27 September 2010

Perlengkapan NewBorn Baby.. Buat yang Butuh, Boleh Ngintip ^^

Bener apa kata para senior -para wanita yang sudah beranak pinak- belanja perlengkapan bayi salah satu aktifitas menyenangkan selama masa kehamilan. Wiiiii, meski perut saya udah guede tapi saya semangaaaattt banget hunting dan beli perlengkapan bayi. Mulai dari Tanah Abang, Pasadena Depok sampe Carrefour ITC Depok. Dan itu saya lakukan dalam waktu sehari hehehehe..mumpung dapet libur dua hari..

Sekedar berbagi aja ya, sebelum saya blanja blinji, menclok sana menclok sini, saya terlebih dulu browsing apa aja yang mau dibeli, merek apa yang bagus, dan jangan lupa kualitas bahannya. Itu penting. Karena gini, saya kan niat punya anak lebih dari satu, jadi mending beli yang bagus sekalian, biar pas anak kedua nanti barang-barangnya masih bagus-bagus. emang sih, buat nyari barang yang kualitasnya bagus, harganya juga bagus. Hiks.

Nah, harga-harga yang saya dapet di internet atau list dari temen, saya jadikan patokan aja. Soalnya, harga perlengkapan bayi itu semakin naik, sementara list yang saya dapet mungkin harga setahun atau dua tahun lalu. Dan yang saya pegang adalah, perbandingan harga antara satu toko dengan toko yang lain juga bervariatif. Ada satu item barang di toko A ternyata jauh lebih murah di toko B. Kalau mau cari harga yang murah dengan kualitas bagus bisa aja, asal siap-siap aja ngedatengin satu toko ke toko yang lain. Itu menurut sayah loh.

Melist harga sebelum belanja itu penting karena pilihannya pasti banyak dan bikin bingung. Ya biar hemat waktu juga sih, jadi kita bisa liat-liat ke tempat lain. Yang saya beli juga yang bener-bener diperlukan. Untuk stroler, baby bouncer, box bayi sengaja nggak saya beli. Soalnya, kontrakan saya sempit dan nggak butuh-butuh banget sama barang-barang itu. Saya belajar juga dari ibu saya, barang-barang itu nggak bertahan lama dipakainya. Ujung-ujungnya ngejogrok di sudut ruangan rumah Ibu. Saya cuma akan beli barang-barang yang dibutuhkan doang.

Akhirnya pilihan saya ke Tanah Abang di Blok A Lantai Basement 1 Los C nomer 31, nama tokonya Sinar Rejeki. Tokonya deket sama lift paling ujung. Ada sih di lantai 3, tapi menurut ku nggak ada yang sekomplit di toko ini. Hampir semua merek ada, mulai yang branded sampai nonbranded ada. Merek-merek branded untuk baju, celana dan popok bisa dibeli yang merek-merek branded seperti Tokusen, Libby, Tatami, Boboho. Kualitas bahannya bagus, halus, adem dikulit dan Insya Allah nyaman buat kulit baby yang lembut dan halus. Tapi, untuk gendongan, perlak, selimut, tas saya nggak beli di toko ini karena harganya jauh lebih mahal dari harga di Toko Pasadena Depok. Untuk selimut, gendongan sama tas ada merek Baby Scots dan Baby Dialogue yang bagus. Yaaa tapi untuk hal-hal yang kayak gini, selera sih ya bu dan kebutuhan masing-masing orang kan beda. Boleh setuju atau enggak sama yang ku tulis ^^v.

Buat bumil-bumil yang belum beli perlengkapan baby, Nih, saya kasih listnya, kali aja membantu. Ini barang yang saya beli.

1. Selusin baju tanpa lengan merek Luvita, warna-warni tapi polos, 78.000

2. Selusin baju tangan pendek merek Tokusen, bercorak, 120.000

3. Selusin baju tangan panjang merek PyoPyo dan Papanda, 100.000 (setengah lusin merek Papanda dan setengah Pyopyo)

4. Setengah lusin celana pendek merek Boboho, waran putih, 32.000

5. Setengah lusin celana pendek merek Boboho, warna warni polos, 34.000

6. Celana Kacamata atau celana O-O merek Boboho, warna warni polos, 54.000

7. Celana panjang merek Tokusen, 140.000

8. Setengah lusin bedongan merek Wiwin, ukurannya lupa tapi yang paling gede, 55.000

9. Setengah lusin bedongan merek Daviera, ukurannya lupa tapi yang paling gede, 82.000

10.Setengah lusin sarung tangan dan kaki merek Libby, warna warni polos, 39.000

11. Satu Selimut merek Lovely Angel, 26.000

12. Satu set sarung bantal dan dua guling, 14.000

13. Setengah lusin washlap, warna putih, 18.000 (ada yang bentuknya jari tapi agak mahal, beda 2-3ribu)

14. Termometer Merek Citizen, 42.000. Merek Pigeon harganya 61.000

15. Satu tempat bedak multifungsi, ada tempat bedaknya dua buah, atasnya ada tempat cottonbuds sama kapas, 19.000

16. Grooming Set Kiddy, 38.000 (isinya gunting, gunting kuku bayi, sisir bayi sama sikat lidah untuk bayi=kalau beli misah-misah jatohnya mahaaaal).

17. Satu gurita Ibu merek Mama Slim, 38.000 ada juga yang harganya 28.000. Tinggal pilih sesuai selera.

18. Breast Pas merek Pigeon isi 10, 19.500

19. Dua lusin popok merek Boboho, 88.000 perlusinnya 44.000

20. Satu jaket bayi, 42.000 (jaketnya bisa dibolak balik makainya)

21. Celana pendek yang ujungnya segi 4 merek Tokusen, 120.000

Di Toko Pasadena Depok

1. Tas merek Baby Dialogue 81.000 (untuk merek Baby Scots 103.000)

2. Handuk Baby 29.000

3. Perlak sedang, 29.000

4. Satu selimut yang ada bungkusan kepalanya, Merek Baby Scots (itu looh yang buat dipakai begitu keluar dari Klinik bersalin atau rumah sakit), 78.000

5. Mamipoko Newborn Baby isi 52 deh kalau gak salah, soalnya ayahnya Kaka yang ngebeliin waktu diskon di Giant, 71.000 (ada yang menyarankan barang ini dibeli untuk dipakai hanya waktu malam hari, biar baby-nya nggak bangun terus karena pipis mulu)

Untuk perlengkapan kosmetik baby seperti shampo, sabun mandi, lotion, baby oil, minyak telon, bedak, cottonbuds, kapas bisa dibeli di swalayan. Merek, harga dan ukuran monggo disesuaikan dengan kebutuhan dan selera. Untuk keperluan P3K seperti kain kassa, alkohol 70 persen, bethadine dan peralatan medis lainnya bisa dibeli di apotik terdekat.

Ada beberapa item yang sengaja saya nggak beli dulu seperti tempat makan, dot dan pompa asi karena saya baru akan membelinya saat membutuhkan nanti. Ada juga yang udah dikasih sama Ibu, lungsurannya si Zahra kayak Gurita baby, beberapa potong atasan baju, celana, selimut, bantal, dua guling, kasur dan sebagainya.

Segitu dulu ya, mungkin ada yang mau kasih referensi toko perlengkapan baby yang jauh lebih murah, atau para ibu-ibu yang mau kasih tips boleh kasih komen di bawah yaaa.. oiya, boleh juga tengok-tengok situs www.pabrikbajubayi.com untuk referensi juga, tapi doi adanya di Solo.

Inget, beli yang kira-kira penting-penting sajah..

Selasa, 03 Agustus 2010

Perempuan Hamil Bukan Orang Sakit

Lagi hamil ya, awas loh jangan makan nanas, terutama nanas muda, bisa rontok tu baby..

Kalau lagi hamil jangan makan gorengan, jangan makan mie instan, jangan minum air es nanti bayinya gede di dalem dan menciut pas keluar.

Nih, pakai peniti dan bangle ini kemana-mana, darah orang hamil kan wangi buat makhluk halus, terutama di penciuman kuntil anak.

Eee ulpeee, banyakim minum air kelapa hijau yee pas udah 7 bulan, ntar anaknya putih deh, sekarang masih 5 bulan banyakin minum air susu kedelai dan air rebusan kacang ijo biar rambut anak lo lebat..

Jangan makan pempek ada cukanya, jangan makan yang asem-asem ntar sakit perut, jangan makan pedes-pedes nanti anaknya matanya buta..

Waaaa.. Ccckkk... Cccckkk... Sumpah, suwer tekewer kewer saya cuma geleng-geleng kepala kalau ada yang melontarkan kata-kata di atas. Kadang malah ngakak. Bukannya menyepelekan ya, tapi sepertinya orang yang ngomong itu lebih mengedepankan mitosnya ketimbang manfaat yang sesungguhnya.

Kalau saya positif thingking sajah, karena orang hamil itu bukan orang sakit yang nggak boleh makan ini nggak boleh makan itu. Kalau begini nanti begitu. Sebetulnya, yang musti dijaga saat hamil adalah kesehatan keduanya biar si ibu nggak minum obat saat hamil. Makan juga soook apa aja dilahap. Asal satu, jangan berlebihan.

Waktu trimester pertama saya makan nanas kok dua potong di beberapa resepsi pernikahan teman. Dimakan begitu aja atau udah tercampur sama asinan yang udah disuguhin. Alhamdulillah babyku nggak rontok. Karena makannya bener-bener sesekali. malah ibu saya makan nanas muda hampir tiap hari pas hamil saya dulu, ngidam katanya. Buktinya, saya ada, sedang menulis tulisan ini dan lagi hamil pula.

Nggak boleh makan gorengan. Boleh ibu-ibu, kalau khawatir minyak yang dipakai abang-abang tukang gorengan udah dipakai berkali-kali, ya nggoreng sendiri aja. Beres. Kalau udah ngebet mau makan gorengan di jalan. Makan aja, asal nggak keseringan.

Jangan minum air es nanti anaknya kegendutan. Air putih dingin itu nggak mengandung kalori sodara-sodara, jadi mana bisa bikin bayi gendut. Yang nggak boleh keseringan ya es yang manis-manis itu misalnya es kopyor, es-es manis lainnya. Itu lah kenapa dokter suka nyuruh bumil-bumil yang berat janinnya kurang dengan makan es krim yang banyak biar babynya beratnya naik. Kalau air putih dingin sih boleh.

Banyakin minum air kelapa hijau pas usia kehamilan 7 bulan ke atas biar anaknya putih. Wkkakaaakak kejengkang saya denger kata-kata ini. Yang bener, justru nggak boleh banyak-banyak karena kadar garamnya tinggi. Yang ada si bumil bengkak-bengkak bodynya karena kelabihan garam. Air kelapa hijau memang bagus untuk kesehatan, pengganti ion tubuh yang hilang dan menjaga agar orang tetap vit. Mana ada kaitannya sama bayi jadi putih kulitnya. Kalau begitu, banyak dong orang berkulit hitam dan coklat kayak saya ini memburu air kelapa hijau. Saudara saya ada yang selama hamil nggak minum air kelapa hijau, tapi anaknya bersih dan putih. Karena memang kedua orang tuanya berkulit putih. Sebetulnya, bayi bersih atau enggak tergantung asupan gizi yang dimakan ibu dan babynya.

Soal air susu kedelai dan kacang ijo. Itu sama sekali nggak ada kaitannya sama rambut lebat atau enggak. Kalau untuk kandungan gizinya baik untuk keduanya itu bener. Soal pedes-pedes yang katanya bisa bikin mata baby buta. Yaa oloooh dapet dari mana sih teorinya, yang ada itu mencret-mencret bumilnya. Ibu saya kerap makan pedes waktu hamil anak-anaknya. Alhamdulillah nggak satupun anaknya yang buta.

Yang lucu dan paling nggak masuk akal soal bangle dan peniti. Saya dikasih bangle sama peniti sama saudara. Biar nggak menyinggung dia, saya terima bangle dan peniti itu. Biar dia seneng deh. Sampek rumah, peniti berikut bangle saya tarok aja di atas kulkas. Dua hari kemudian, banglenya busuk. Laaaah, gimana mau ngejaga kita dari makhluk halus kalau baru dua hari aja udah busuk gini. Yang ada tu mbak kunti cekikikan di atas pohon sirsak di depan rumah kontrakan tetangga depan saya. Menurut saya, tindakan kayak gitu jauh dari Islami, kita saben hari berdoa aja sama Allah dijauhkan dari godaan syetan, jin dan makhluk halus lainnya. Masa sih kekuatan dan perlindungan Allah kalah sama bangle dan peniti. Qiqqiqqiqiqi.. Silahkan ketawa sepuasnya.

Yowis, gini aja bumil, makan dan minum lah apa yang kau suka. Asal jangan berlebihan. Bukan takut anaknya jadi ileran ya kalau nggak dituruti. Tapi berfikirlah bahwa hamil itu bukan penyakit dan orang hamil itu bukan orang sakit. Baik bumil, bapak bumil, dan semua orang wajib menjaga kesehatan. Banyak-banyakin baca seputar kehamilan biar nggak gampang dibegoin orang. Gitu aja ya.

Senin, 19 Juli 2010

Tak Berkancut di Kantor Sepanjang Hari

Ada yang menurut saya lucu deh hari ini, soalnya sepanjang saya kerja saya nggak pakai CD alias kancut alias underwear.. eit eit eit tenang saya nggak bermaksud porno di sini. Ini darurat sodara-sodara!!!!.

Usia kehamilan saya kan udah diujung lima bulan nih, nah karena kantung rahim makin besar maka kantung kemih saya tertekan. akibatnya adalah, ketika saya bersin dan ketawa terbahak-bahak pasti deh ngompol di celana. Ya nggak kayak ngompolnya anak kecil sih, cuma dikit.. tapi tetep ya booo, najis kalau buat solat. qiqiqiiqi..

Contohnya nih, saya lagi mau pipis di toilet, sambil nunggu antrian di luar pintu, saya ngobrol dulu saya temen saya yang kebetulan sama-sama Bumil. Eh ditengah ngobral ngobrol itu saya tiba-tiba bersin -kebetulan obrolan kali itu tentang kenapa Bumil kerap bersin ngak jelas, dia bilang karena kekebalan tubuh Bumil berkurang saat hamil-.

Nah, saya kan kalau udah bersin panjang dan sangat menekan perut. Hasilnya ya saya-pun ngompol, saya langsung masuk ke toilet dan yaaaaa.. pas liat ke CD langsung melempem deh, pucet deh muka saya.. waduuuh saya pakai celana apa nanti, pikir saya dalem ati sambil nyalah-nyalahin diri sendiri kenapa nggak bawa kancut cadangan. Dodol deh pokoknya.

Urusan dodol marodol, mungkin saya nomer satu kali ya dan ini dodol marodol saya yang entah ke berapa ratus kalinya. Maka jadilah sepanjang hari itu saya nggak berkancut ria qiqiiqqi.. saben solat, dan untungnya ada sarung di mushola kecil kantor ada sarung. Thanks to yang punya sarung. semoga engkau diberi pahala dan rejeki yang berlipat-lipat dari Allah.. Amien..

Untungnya juga baju saya menutupi pantat, jadi nggak keliatan deh saya pakai underwear apa enggak.

Selasa, 13 Juli 2010

Me dan My Little Family

Me?

Saya adalah Maria Ulfa Eleven Safa, dilahirkan di Kebumen kira-kira 26 tahun, saat ini masih menjadi Reporter di salah satu media online di Indonesia. Menikah 9 Agustus 2009 lalu dan saat ini sedang mengandung 4,5 bulan (^_^). Oia, nama saya kan kepanjangan tuh, kalian bisa panggil saya Maul atau Ulfa saja ya. Saya anak pertama dari delapan bersaudara. Anak pertama, paling diandalkan dan paling berat pastinya tanggung jawabnya untuk keluarga. Tidak peduli saya sudah menikah atau belum, tanggung jawab itu melekat dan saya gendong kemana-mana hehehe. Tanggung jawab saya sejauh ini, semampu saya, memberikan uang belanja sedikit untuk ibu tercinta, sedikit uang kos untuk adik saya di Purwokerto sana dan kadang uang jajan untuk adik-adik saya (untuk yang satu ini teramat sangat jarang, maklum berapa sih gaji Reporter di tempat saya kerja hehehheh).

Meski bergaji kecil, saya happyyyy sekali dengan pekerjaan ini. Karena, pekerjaan saya ini membawa saya ke tempat-tempat yang orang biasa jarang-jarang mengunjungi. Misalnya, Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, sejumlah Lembaga Tinggi Negara dan Kementrian di Indonesia. Yang terpenting adalah, entah kenapa saya suka banget kalau saya tahu behind the story sebuah peristiwa. Istilah jurnalistiknya, yang "off the record" alias tidak untuk dipublishkan. Profesi Reporter bagi saya sangat mulia dan memiliki prestise yang tinggi. Gimana nggak, seorang Reporter bisa pergi kemana saja yang dia mau -sesuai dengan penugasan dong ya pastinya, diajak pergi sama pejabat, presiden, wakil presiden kemana saja.. Zaman Wapresnya masih Jusuf Kalla saya sering ngintilin kemana dia pergi. Ke Bandung, Palembang, Makassar, keliling Jakarta, Tangerang. Kepentingannya apa? ya liputan.. apalagi :)

Sekarang, saat JK sudah lengser, posisi saya bergeser ke Istana Presiden. Karena posisinya cuma ngeback-up, paling-paling saya ke Istana cuma dua kali seminggu. Itu kalau yang jaga di pos itu lagi piket malem atau cuti. Selebihnya saya menempati pos utama saya di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Berhubung lagi hamil, saya nggak pernah disuruh untuk meliput ke luar kota lagi. Kalaupun ada acara ke luar kota, saya ogah ngambilnya karena saya lebih memilih liputan di Jakarta atau di rumah saja -kalau kebetulan perjalanan ke luar kotanya weekend-.

My Little Fam

Sudah saya bilang kan di atas kalau saya sudah menikah. Yup. 9 Agustus 2009 lalu saya resmi dipersunting Raden Mas Bagus Suseno alis Seno. Nama panjang suami saya sih cukup Suseno saja, karena kependekan ya saya tambah-tambahin heheheh.. Seno bekerja sebagai teknisi di sebuah PT yang bergerak di bidang Fotografi dan peralatan medis. Nggak usah sebut merek lah ya boo, nggak enak.

Dimata saya, dia sosok suami yang mendekati sempurna. Baik, pengertian, bertanggungjawab, setia dan cinta keluarga. Tipe-tipe family man gitu lah. Tapi, nggak ada manusia yang sempurna kan, dia pun banyak kurangnya. Ya 11-12 sama saya. Huuu apalagi saya, banyaaaak sekali kurangnya. Saya sayang sekali sama Ayahnya Kaka itu. Cukup ya tentang dia, nanti kalau saya kebanyakan muji dia, bisa terbang dia ke langit ke tujuh, ketemu bidadari cakep trus ninggalin saya deh hehehhe..

Time to speak Kaka, Kaka ini nama janin di dalam rahim saya, buah cinta saya dan Seno pastinya. Nama Kaka sengaja saya pakai karena sifatnya general. Kalau dia laki-laki bisa tetap di pakai sampai dia besar nanti, begitu pun sebaliknya. Dan satu lagi, kami berdua berniat memiliki dua anak saja. waaaa WNI yang baik ya kita :D

Alhamdulillah, trimester pertama mengandung Kaka, saya nggak mengalami kendala yang sulit dan menyebalkan layaknya Bumil-bumil lain. Ya muntah-muntah, ya pusing dan nggak mau makan sama sekali. Boleh dibilang, hamil Kaka di trimester pertama itu menyenangkan, yah nggak nyusahin lah ya. Buktinya, saya jarang banget ijin dari kantor. Bukannya saya sombong ya, enggak. Saya cuma lagi bersyukur kalau kehamilan pada trimester pertama itu nggak nyusahin.. Paling cuma gangguan psikologis aja sih, gampang tersinggung, stres dan gampang emosi hihihihi

Sekarang sudah memasuki trimester kedua. sudah satu setengah bulan saya lewatin.. alhamdulillah nggak ada kendala yang berarti. Paling jadi suka pipis terus, bersin-bersin aja bisa ngompol di celana dalem, kaki gampang pegel dan gangguan emosional sudah sedikit berkurang. Tiga hal yang saya minta sama Allah, kesehatan, kelancaran dalam persalinan dan uang yang cukup untuk kami bertiga. Mami, Ayah dan Kaka :D